Bacaan Setelah Adzan 2 (Memohonkan Wasilah)
Dibaca saat hendak beristirahat dan menyerahkan diri dalam penjagaan Allah.
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَـٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ
Allaahumma robba haadzihid-da'watit-taammah, wash-sholaatil qoo-imah, aati muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab'ats-hu maqooman mahmuudanil-ladzii wa 'adtah.
“Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah kepada Muhammad Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi) dan fadhilah. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqam (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan.”
Keterangan dan dalil
HR. Al-Bukhari 1/152.
Keterangan:
Cara membacanya adalah “…muhammadanil wasiilata…” dan “…mahmuudanil-ladzii…”, yaitu ada tambahan nun wiqoyah (dibaca “ni”).
Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mengucapkan setelah mendengar adzan: (doa di atas), maka dia akan mendapatkan syafa'atku kelak.” (HR. Bukhari no. 614).
Sumber: Hisnul Muslim dan https://rumaysho.com/10008-5-amalan-ketika-mendengar-azan.html